Seputar Investasi Emas di Indonesia

Jakarta – Emas menjadi salah satu tempat investasi yang paling aman untuk saat ini. Apa saja yang harus diperhatikan dalam investasi ini? Bagaimana pula kita berinvestasi emas?

Pertanyaan:

  1. Harga emas sedang naik, dan saya berniat investasi emas. Apakah saja harus diperhatikan dalam investasi Emas ?
  2. Saat mau jual Emas (saat harga sedang tinggi), banyak toko Emas tidak mau membeli dari kita dengan alasan mereka sedang tidak membeli dan menjual (sedang menahan barang). Apa kiat/siasat untuk hal ini?
  3. Selain toko emas, tempat mana saja yang kira-kira bisa saya tuju untuk pembelian investasi emas? Bagaimana saya memantau pergerakan harga emas itu nantinya.
  4. Situasi saat ini (adanya krisis di AS), apakah cukup logis bila menyimpan USD dan bagaimana kiat-kiatnyanya bila nanti menjelang pemilu Indoneisa (untuk investasi USD) ?


Jawaban:

Investasi dalam bentuk Logam Mulia memang salah satu jenis investasi yang menarik. Peningkatan harganya bisa lebih besar dibandingkan kenaikan tingkat inflasi. Walaupun akhir-akhir ini peningkatan harga emas agak sedikit terkoreksi akibat kejatuhan harga minyak. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk investasi Emas :

  1. Emas adalah Mata Uang yang berlaku Universal, atau bisa disebut Mata Uang Dunia. Jadi emas bisa dipergunakan sebagai alat barter atau alat pembayaran yang berlaku di seluruh dunia.
  2. Investasi emas dalam bentuk emas batangan, koin, medaliĀ  dan bentuk khusus. Jangan dalam bentuk Perhiasan karena punya biaya pembuatan +/- 20% sehingga jika mau ditunaikan akan ada diskonto yang nilainya sebesar +/- 20% juga.
  3. Butuh tempat penyimpanan yang tidak mudah, harus mempertimbangkan faktor keamanan dan ukuran yang sesuai.
  4. Tidak mudah untuk dibawa atau dipindahkan jika diperlukan untuk suatu hal di tempat lain, atau dalam keadaan emergensi yang membutuhkan emas untuk alat pembayaran atau barter.
  5. Belilah emas dengan kadar karat yang tinggi atau disebut emas murni dengan disertai sertifikat yang menunjukkan keaslian, berat dan kadarnya.
  6. Carilah toko emas yang cukup besar jika ingin menjual atau mentunaikan emas. Jika emas dalam bentuk perhiasan dan tanpa sertifikat maka memang akan kena diskonto atau dipotong biaya pembuatan dan biaya tanpa sertifikat. Tapi jika dalam bentuk emas batangan atau koin maka tidak kena diskonto tapi hanya dibebankan ongkos pembuatan yang nilainya kecil sekali berupa sejumlah uang yang nilainya pasti untuk rentang berat emas tertentu. Anda juga bisa menguangkan emas di Pegadaian untuk digadaikan sementara dengan dikenakan bunga pinjaman yang tidak terlalu besar.
  7. Pembelian Emas batangan atau koin atau dalam bentuk khusus untuk mengenang momen bersejarah atau tokoh terkenal di anak perusahaan Aneka Tambang yang beralamat di Pulo Gadung. Emas batangan tersedia dalam ukuran berat yang bervariasi dari mulai paling kecil 1 gram sampai dengan 1 kilogram. Harga emas di Indonesia bisa dimonitor atau dipantau di website perusahaan tersebut di http://www.logammulia.com atau http://www.kitco.com

Berinvestasi dalam mata uang USD memang menarik dan pernah membuat kaya banyak orang Indonesia yang pada saat puncak Krisis Ekonomi tahun 1997-1998. Hal tersebut sebenarnya terjadi karena mata uang Indonesia sendiri yang rapuh dan fundamental ekonomi Indonesia juga tidak kuat. Faktor tersebut mengakibatkan nilai tukar Rupiah jatuh melemah dibandingkan nilai tukar USD.

Tetapi jika dibandingkan dengan mata uang Ponsterling atau Euro maka sebenarnya mata uang USD justru melemah walaupun beberapa hari terakhir ada sedikit penguatan. Hal ini terjadi karena ekonomi Amerika sendiri sedang mengalami Stagnan dan Inflasi serta kemandekan perkembangan ekonomi. Namun jika kita analisa ekonomi Indonesia maka belanja iklan pada saat kampanye akan menerbangkan tingkat inflasi Indonesia, yang biasanya akan mengakibatkan mata uang Rupiah melemah terhadap USD. Namun ini hanyalah perkiraan, kondisi sesungguhnya hanya Tuhan yang tahu.

[via Detik]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: