Posts Tagged ‘Prediksi Harga Emas’

harga emas 22 maret 2010


Gram Price per Bar (Rp) Price per Gram (Rp) Stock
1 369.500 369.500 —–
2 705.500 352.750 Ready
2.5 873.500 349.400 Ready
3 1.041.500 347.167 Ready
5 1.718.500 343.700 —–
10 3.411.000 341.100 Ready
25 8.463.500 338.540 Ready
50 16.873.000 337.460 Ready
100 33.702.000 337.020 Ready
250 84.090.000 336.360 Ready
1000 336.000.000 336.000 —–

Emas capai $1000 per ons


Harga emas dunia mencapai rekor $1000 per ons akibat ketakutan akan resesi di Amerika dan lemahnya mata uang negara itu.

Kemungkinan resesi di Amerika membuat para investor memborong komoditas seperti emas sebagai alternatif terhadap investasi saham dan mata uang dollar.

Sejak awal tahun 2008 harga emas sudah naik 20 persen, setelah sepanjang tahun 2007 naik 32 persen.

Para analis berpendapat bahwa harga emas akan terus tinggi selama terdapat ketakutan akan keadaan ekonomi Amerika dan nilai dollar.

“Setiap kali muncul data ekonomi Amerika yang buruk, nilai emas akan naik karena dua hal,”demikian pendapat Bank Fortis.

“Pertama karena hal itu memperkuat kesan bahwa emas merupakan aset yang aman, dan ke dua karena dollar akan jatuh dengan adanya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga.”

Emas dijual dalam satuan troy ons dimana satu troy ons sama dengan 31,1035 gram.

Makin Suram

Pada hari Rabu nilai dollar turun lagi terhadap mata-uang mata-uang penting seperti euro dan yen.

Nilai dollar bahkan sempat mencapai kurang dari 100 yen untuk pertama kalinya sejak tahun 1995, dan merosot ke nilai terendah terhadap euro menjadi $1,562.

Para pengamat memperkirakan bahwa nilai dollar bisa makin jatuh begitu angka kerugian bank dan hedge fund akibat investasi di sektor perumahan Amerika, semakin diketahui.

Sejauh ini banyak perusahaan sudah mengumumkan kerugian milyaran dollar yang mengakibatkan pasar uang macet.

Akibatnya uang pinjaman untuk konsumen dan dunia usaha semakin berkurang.

Suasana pasar menjadi bertambah suram setelah data penjualan eceran resmi untuk bulan Februari keluar pada hari Rabu.

Diamnbil dari BBC

Faktor yang mempengaruhi naik-turunnya harga emas


Perubahan kurs

Melemahnya kurs dollar AS biasanya mendorong kenaikan harga emas dunia. Hal ini karena jatuhnya nilai mata uang dollar membuat harga emas menjadi lebih murah dalam mata uang lain sehingga umumnya mendorong adanya kenaikan permintaan emas, terutama dari sektor industri perhiasan. Di Indonesia, pada pertengahan tahun 2001, ketika mata uang rupiah mengalami penguatan yang cukup signifikan, harga emas logam mulia (LM) pun menurun. Demikian pula ketika rupiah melemah, harga emas LM pun meningkat. Di awal tahun 2003, perbedaan kurs USD/IDR (dollar AS terhadap rupiah) dengan harga emas LM semakin melebar karena di samping harga emas di pasaran dunia tinggi, nilai dollar AS pun melemah.

Situasi politik dunia

Kenaikan harga emas pada akhir tahun 2002 dan awal tahun 2003 terjadi sebagai dampak dari akan dilakukannya serangan ke Irak oleh sekutu yang dikomando AS. Pelaku pasar beralih investasi dari pasar uang dan pasar saham ke investasi emas sehingga permintaan emas melonjak tajam.

Dibandingkan investasi di pasar saham yang cenderung menurun, saat ini tingkat keuntungan yang didapat sekitar 5 persen per tahun, investasi emas dapat menghasilkan tingkat keuntungan sekitar 15 sampai 20 persen per tahun. Walaupun saat ini harga emas sedang terkoreksi, belum adanya titik terang penyelesaian antara AS dan Irak membuat harga emas berpotensi kembali menguat sampai masalah selesai. Saat ini pengaruh terbesar pergerakan harga emas adalah situasi politik dunia.

Faktor lain yang juga dapat dipertimbangkan sebagai hal yang dapat mempengaruhi pergerakan harga emas, sbb :

Suplai dan permintaan

Salah satu contoh hal yang dapat mempengaruhi suplai dan permintaan (supply and demand) dari emas adalah seperti kejadian pada pertengahan tahun 1980. Pada saat itu, penjualan forward oleh perusahaan pertambangan selalu dipersalahkan atas terjadinya kenaikan pada harga emas. Dalam kerangka bisnis, sebenarnya perilaku perusahaan pertambangan tersebut masuk akal. Dengan melakukan penjualan forward ketika harga emas menguat, mereka dapat mengamankan harga output tambang pada harga yang cukup menarik.

Contoh lainnya, kasus pada pertengahan tahun 1998 di mana harga emas terus merosot. Saat itu, bank-bank sentral di Eropa menyatakan akan mengurangi cadangan emasnya sehubungan rencana pemberlakuan mata uang euro. Harga emas langsung anjlok di sekitar 290 dollar per troy ounce.

Situasi ekonomi

Sekitar 80 persen dari total suplai emas digunakan industri perhiasan. Konsumsi perhiasan merupakan pengaruh yang besar pada sisi permintaan.

Ketika kondisi ekonomi meningkat, kebutuhan akan perhiasan cenderung naik. Namun, dari data statistik terlihat kebutuhan akan perhiasan lebih sensitif terhadap naik turunnya harga emas dibanding kan meningkatnya kondisi ekonomi.

Jatuhnya tingkat kebutuhan perhiasan pada masa resesi di tahun 1982-1983 terutama akibat naiknya harga emas secara simultan. Jatuhnya tingkat kebutuhan perhiasan di masa resesi awal 90-an lebih selaras dengan hal di atas, pada saat itu harga emas menjadi turun.

Situasi ekonomi yang tidak menentu dapat mengakibatkan inflasi tinggi. Emas biasa digunakan sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi. Manfaat ini sudah dirasakan investor sejak lama. Dengan emas, investor mendapat perlindungan sempurna terhadap merosotnya daya beli. Ketika tahun 1978-1980 harga emas sedang booming; sementara inflasi di AS naik dari 4 persen menjadi 14 persen, harga emas naik tiga kali lipat.

Akan tetapi, sejak saat itu, emas tidak lagi terlalu efektif secara sempurna digunakan sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi. Di Indonesia, dari data yang didapat, tingkat inflasi tidak mempengaruhi harga emas. Harga emas lebih banyak dipengaruhi kurs rupiah terhadap dollar.

Suku bunga

Ketika tingkat suku bunga naik, ada usaha yang besar untuk tetap menyimpan uang pada deposito ketimbang emas yang tidak menghasilkan bunga (non interest-bearing). Ini akan menimbulkan tekanan pada harga emas. Sebaliknya, ketika suku bunga turun, harga emas akan cenderung naik.

Secara teori, jika suku bunga jangka pendek naik, harga emas turun. Di Indonesia teori ini tidak selalu berjalan.

Pada tahun 1998, karena nilai tukar rupiah merosot tajam terhadap mata uang dollar AS, pemerintah menaikkan tingkat suku bunga secara signifikan. Harapannya, menahan laju kenaikan nilai tukar dollar AS. Akibatnya, walaupun tingkat suku bunga naik, harga emas juga naik.

terlihat tingkat suku bunga tidak terlalu berpengaruh pada harga emas di Indonesia. Tetapi, lebih banyak dipengaruhi harga emas dunia sehingga pengaruh nilai tukar dollar AS terhadap rupiah sangat besar.

Kebutuhan emas juga tergantung dari variasi musiman. Penjualan emas di negara industri cenderung menguat saat menjelang perayaan Natal.

Demikian juga pada hari raya Tahun Baru Cina, harga emas cenderung menguat pada awal kuartal. Permintaan biasanya cenderung melemah pada masa Ramadhan di Arab.

Dengan melihat semua aspek pengaruh pergerakan harga emas, terutama masih belum selesainya masalah AS dan Irak, harga emas masih berpotensi menguat kembali walaupun sudah ada koreksi.

belajar Investasi Emas


Tahukah Anda ada banyak aneka pilihan investasi dalam emas yang tersedia sekarang ini? Anda bisa berinvestasi dalam emas bukan hanya dalam bentuk emas perhiasan dan jugaemas batangan saja (bentuk investasi dalam emas yang paling banyak dikenal saat ini) tapi bisa juga Anda investasi emas dalam bentuk yang lainnya.

Selain Anda bisa investasi emas dalam bentuk fisik (memiliki bentuk fisik seperti emas perhiasan, emas bantagan, koin emas, dll), Anda juga bisa berinvestasi pada paper aset seperti membeli saham perusahaan pertambangan emas maupun produk derivatif seperti membeli kontrak emas di bursa berjangka.

Mari kita bahas satu persatu seputar macam-macam investasi emas:

1. Emas Perhiasan

Bila tujuan Anda berinvestasi emas adalah untuk keuntungan jangka pendek, biasanya akan sulit mendapatkan keuntungan kalau Anda investasi dalam bentuk emas perhiasan. Ini dikarenakan sewaktu Anda datang ke toko emas dan membeli emas perhiasan, Anda harus membayar harga emas perhiasan yang dibeli ditambah ongkos pembuatannya.

Dan nanti ketika suatu saat Anda mau menjualnya kembali, maka toko emas tidak akan mau membayar ongkos pembuatan dari perhiasan emas tersebut. Toko emas hanya akan membayar harga emasnya saja. Dan tidak semua toko emas mau menerima atau membeli emas perhiasan Anda. Beberapa toko emas kadang-kadang menolak pembelian emas perhiasan dari masyarakat. Penyebabnya bisa bermacam-macam, yang salah satunya adalah karena mereka takut kalau-kalau emas perhiasan itu tidak laku untuk dijual lagi karena model sudah ketinggalan jaman. Jadi kalaupun mereka membelinya lagi, mereka harus melebur emas tersebut. Atau bisa juga toko emas tidak mau membeli emas perhiasan pada saat itu dikarenakan harga emas sedang berfluktuasi naik turun dan mereka tidak mau membeli diharga tinggi. Jadi kemungkinan emas perhiasan Anda dihargai harganya lebih rendah dibandingkan harga emas pada saat Anda mau menjualnya.

2. Emas Batangan

Investasi emas yang terbaik adalah investasi emas dalam bentuk batangan (emas batangan). Emas ini cukup baik bila dijadikan sarana investasi, dan siapapun tak menyangkal bahwa emas batangan berbeda dengan emas perhiasan. Emas batangan lebih mudah untuk dijual kembali. Selain itu, emas batangan tidak meminta ongkos pembuatan seperti halnya emas perhiasan. Karena itu, bila Anda ingin melakukan investasi emas, maka tak ada salahnya Anda mempertimbangkan investasi dalam bentuk emas batangan.

3. Koin Emas

Koin Emas ONH (ongkos naik haji). Maksudnya, dari koin emas ini diharapkan bisa sebagai alternatif investasi bagi mereka yang ingin menabung untuk mempersiapkan biaya ibadah Haji.

Penamaan ONH ini sebetulnya hanya taktik pemasaran saja. Kenyataannya, walau namanya Koin Emas ONH, tetapi investasi ini sama saja dengan investasi emas lainnya karena harga emasnya sama saja. Harganya sama dengan harga emas yang mengikuti harga mata uang asing (dolar AS), dan aman terhadap inflasi. Artinya, orang yang tidak beragama Islam sekalipun bisa berinvestasi dalam Koin Emas ONH ini karena sebetulnya investasi ini sama saja dengan investasi emas lainnya. Bahkan, penamaan ONH pada Koin Emas tersebut sebetulnya akan sangat menguntungkan pemegangnya, karena emas tersebut akan lebih memiliki positioning yang lebih baik dalam pemasarannya.

4. Sertifikat Emas

Sertifikat emas adalah selembar kertas yang menjadi bukti kepemilikan atas emas yang tersimpan pada bank di suatu negara. Pemilik sertifikat emas ini hanya memegang satu lembar kertas saja yang hanya dapat diuangkan pada bank tersebut. Prinsip dari sertifikat emas ini merupakan alternatif investasi yang cukup menguntungkan karena pemiliknya tidak mengeluarkan biaya penyimpanan emas. Berbeda halnya bila membeli emas dalam bentuk fisik, yang memerlukan biaya untuk penyimpanannya seperti menyimpan emas di safe deposit box.

5. Saham Pertambangan Emas

Anda bisa juga membeli saham perusahaan pertambangan emas sebagai alternatif Anda berinvestasi emas. Dalam keadaan pasar emas yang sedang naik atau bullish, saham-saham biasanya bergerak lebih cepat daripada harga emas fisik itu sendiri. Yang berarti ketika harga emas menanjak, maka harga sama-saham perusahaan pertambangan emas juga melompat lebih tinggi. Tapi untuk investasi emas dengan membeli saham perusahaan pertambangan emas ini, Anda harus hati-hati juga dan belajar investasi seputar saham terlebih dahulu, karena Anda berinvestasi dalam saham perusahaan pertambangan emas. Perusahaan pertambangan emas yang sahamnya dijual di pasar modal saat ini yaitu PT.Antam TBk dengan kode saham ANTM.

6. Kontrak Emas Berjangka

Di BBJ saat ini ada kontrak emas, 1 lot adalah 1 kilogram, emasnya adalah emas logam mulia yang kemurniannya 99,99%, kita dapat berdagang fisiknya tapi juga bisa berdagang berjangka. Tentunya Anda perlu belajar lebih lanjut untuk investasi emas dalam kontrak emas di Bursa Berjangka ini.

Hal-hal diatas merupakan macam-macam investasi dalam emas yang bisa Anda pilih dan lakukan. Tentunya yang termudah sebagai masyarakat umum adalah investasi emas batangan dan juga emas perhiasan. Dan bila tujuan investasi Anda dalam emas adalah untuk invest, lebih baik pilih emas batangan. Anda bisa invest di emas perhiasan, bila Anda suka membeli emas perhiasan untuk dipakai.

Selamat berinvestasi emas!

Harga Emas Sentuh 1 juta rupiah Per Gram Pada Tahun 2015


Bandung, Kompas – Kenaikan harga minyak dunia dan fluktuasi dollar AS sebulan ini berimbas pada harga emas yang terus merambat naik. Harga semua jenis perhiasan emas di sejumlah toko perhiasan di Kota Bandung naik sekitar Rp 10.000-Rp 15.000. Pemilik Toko Mas Dunia di Jalan Sukajadi, Gunawan, Senin (7/1), mengatakan, rata-rata harga satu gram emas saat ini sekitar Rp 200.000, terutama emas dengan kadar 70 persen (18 karat) dan 90 persen (22 karat). Gunawan mencontohkan, harga emas berkadar 70 persen naik dari Rp 180.000 menjadi Rp 195.000 per gram, sedangkan yang berkadar 90 persen naik dari Rp 220.000 menjadi Rp 234.000 per gram. “Sejak akhir tahun hingga minggu ini, harga emas rata-rata naik Rp 15.000 per gram. Namun, kenaikan itu juga bergantung model dan bentuknya,” ujar Gunawan. Adapun harga 1 gram emas berkadar 24 karat (99 persen) sudah menembus Rp 260.000 dari sebelumnya Rp 245.000 per gram. Bahkan, menurut Buana Tanujaya, pemilik Toko Emas Buana di daerah Kosambi, harga emas 99 persen sempat mencapai Rp 261.000 per gram. Sebelumnya, pada 2 Januari 2008 harga emas murni itu hanya Rp 250.000 per gram dan pelan-pelan harganya naik sampai Rp 259.500 per gram pada akhir pekan lalu. Demikian pula harga emas berkadar 70 persen dan 90 persen yang dijual Buana naik sekitar 3,5 persen. Harga emas kadar 70 persen, pada awal tahun lalu, sebesar Rp 175.000 per gram, sedangkan pada awal pekan kedua Januari Rp 180.000 per gram. Adapun harga emas berkadar 90 persen naik Rp 10.000 menjadi Rp 235.000 per gram. Menurut Buana, melihat fluktuasi harga minyak dan dollar AS, diperkirakan harga emas masih berpotensi naik selama Januari ini. Namun, kenaikan itu tidak bisa dipastikan seberapa besar karena harga emas sangat dipengaruhi perubahan di pasar internasional. “Memang ada kemungkinan harga emas naik, tetapi tidak sebesar saat puasa dan pasca-Lebaran (Oktober-November) lalu. Sebab, hari ini harga emas sempat turun Rp 2.000 per gram,” kata Buana. Kenaikan harga emas ini, kata Gunawan, dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk menjual emas. Harga saat ini paling tinggi selama lima tahun ini. Seminggu ini masyarakat yang menjual emas meningkat 50 persen dibandingkan dengan sebelumnya. Namun, permintaan emas tetap tinggi, terutama untuk mahar saat orang menikah, Desember-Januari. Di atas 20 persen Selama 2007 harga emas naik luar biasa. Harga yang berlaku di pasar setidaknya naik sekitar 20-25 persen. Menurut Gunawan, pada awal Januari 2007 harga emas kadar 70 persen hanya Rp 130.000 per gram, sedangkan akhir Desember Rp 170.000-Rp 180.000 per gram. Dalam satu tahun ada kenaikan harga emas sekitar Rp 40.000-Rp 50.000. Adapun harga emas 24 karat pada posisi awal Januari 2008 dibandingkan dengan awal Januari 2007 naik hingga 40 persen, yaitu dari Rp 180.000 menjadi Rp 260.000 per gram.
Kenaikan harga itu membuat emas saat ini menjadi salah satu alternatif investasi masyarakat yang paling mudah. Mereka pun dapat segera menguangkannya pada saat membutuhkan dana tunai. ( source : Kompas )

Dari fakta diatas kenaikan harga emas dari tahun ke tahun cukup besar, mencapai 40% per tahun, sebagai contoh harga emas Januari 2007 adalah 180.000 dan pada bulan Januari 2008 menjadi 260.000. Harga emas kadar 99% saat ini Oktober 2009 adalah Rp. 364.500. Dibanding dengan harga emas 2008 naik hampir 40%. Jadi tidaklah berlebihan apabila kita ambil kenaikan rata-rata pertahun sekitar 20%.

Dengan kenaikan rata-rata pertahun sebesar 20%, maka harga emas 24 karat/99% tahun 2010 akan menyentuh di level Rp.424.000 per 1 gram emas bersertifikat ANTAM. Harga tersebut bisa terjadi di pertengahan tahun ataupun di akhir tahun 2010.

Maka jangan kaget kalau 6 tahun lagi atau pada tahun 2015, harga emas 24 karat akan berada di level Rp. 1.074.000 ( satu juta tujuh puluh empat ribu ) per 1 gram ANTAM. Angka tersebut diperoleh dengan patokan kenaikan sebesar 20% per tahun. Dalam kenyataannya bisa mencapai 30% atau 40%.

Prediksi Harga Emas 2010 sampai 2013


SINGAPURA. Menurut prediksi Morgan Stanley, harga emas dalam tiga tahun ke depan akan terus mengalami kenaikan. Bahkan tidak mungkin harga si kuning kinclong ini bakal menembus rekor tertingginya. Penyebabnya adalah tingginya permintaan emas dan melemahnya nilai mata uang dolar AS seiring upaya pemerintah untuk mengatasi resesi global.

Dalam laporannya yang dirilis hari ini, Morgan Stanley bilang, harga logam mulia tersebut akan berada pada kisaran US$ 900 per troy ounce pada tahun ini. Harga itu naik 20% dari target prediksi semula yang dipatok sebesar US$ 750. Nah, pada 2010, harga emas bakal bertengger di level US$ 1.000, US$ 1.050 pada 2011 dan US$ 1.075 di 2012.

Prediksi Morgan Stanley ini mengikuti ramalan Standard Chartered Plc yang sebelumnya sudah menaikkan target harga emas akibat melemahnya dolar.

“Adanya devaluasi mata uang, tingginya pendapatan global dan apresiasi terhadap emas akan membuat harga emas semakin tinggi,” jelas Hussein Allidina, analis Morgan Stanley di New York.

Barratut Taqiyyah Bloomberg

[via kontan]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 33 pengikut lainnya.